curhattt.., newsflash!!December 2, 2007 5:08 am
Pagi itu kami dikejutkan oleh suara gaduh para warga. Suara itu datangnya dari arah timur tempat tinggalku. Ketika keluar dari rumah terlihat wajah-wajah  cemas bercampur haru, seperti ada yang baru saja meninggal. Sontak kutanya Pak Jo, tukang sayur yang setiap hari nongol di depan rumahku.
"Ada apa toh Pak?"
"Itu.. katanya ada yang ketabrak kereta di sana" jawab Pak Jo sambil menunjuk ke arah timur.
Beberapa orang tampak berjalan tergesa ke arah yang ditunjukkan Pak Jo tadi. Bahkan ada yang berlari sambil berteriak.. "siapa…?" khawatir korban yang tertabrak adalah anggota keluarganya.

Beberapa menit kemudian terdengar dengung sirine mobil ambulans dan polisi pun berdatangan. Suasana semakin mencekam ketika kulihat kemudian mobil ambulans lewat setelah mengevakuasi korban. Di belakangnya iring-iringan motor para warga juga polisi, seolah membawa pergi kecemasan kami.

Kabarnya kendaraan yang ditabrak adalah truk. Kira-kira 2km ke arah timur tempat tinggalku terdapat beberapa pabrik. Setiap hari kendaraan pribadi maupun truk-truk pengangkut barang bersliweran di jalan depan rumahku. Kebetulan truk naas itu sedang tidak mengangkut barang karena waktu itu masih pagi. Mungkin saja dia sedang akan mengambil barang, aku tidak tahu. Kata Lek Narti, tetanggaku yang sempat menonton kejadian itu, pengemudinya seorang lelaki paruh baya berasal dari wagir. Malang benar nasibnya.

Tragedi seperti ini tidak hanya terjadi sekali ini saja. Beberapa bulan yang lalu seorang anggota TNI yang sedang melintas mengendarai motornya juga menjadi korban kelalaian pemerintah. Kenapa disebut kelalaian pemerintah?. Karena jalur kereta api yang terletak di pemukiman warga ini tanpa pembatas jalan. Dan karena tanpa pembatas maka otomatis tanpa pos penjagaan. Padahal setiap harinya ratusan kendaraan lalu lalang melintasi jalur kereta api yang melintang di jalur mereka. Meski sudah beberapa kali memakan korban, rupanya pemerintah daerah belum tergerak untuk membangun pembatas jalan.

Jalur kereta tersebut berada di Jl Dr Cipto gang Kalianyar desa Bedali kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Semoga tragedi semacam ini tidak akan terjadi lagi. Semoga setelah ini para pemilik perusahaan yang melintasi jalan ini akan tergerak hatinya untuk membangun pembatas jalan demi keselamatan karyawannya. Semoga….
Amiin

xpressionNovember 16, 2007 5:47 am

Rasanya sudah lama sekali ga nulis lagi di blog. Sebenarnya sudah ada beberapa artikel yang mau di upload. Dari kemaren-kemaren ga sempat mau ngenet. Jadilah artikel-artikel tsb aku simpen di Flasdisk. Maksudnya kalau kebetulan sempat bisa langsung di upload.

Pagi ini aku dah pede mau nge-post di blog. Pas aku cek lagi di flasdisk… ternyata file nya udah ilang semua. wadaww… kacaw-balaw… Baru inget kalo kemaren flasdisk nya kena virus, trus aku format. Dan…. Oh No…!! Lupa belum di simpen di kompi. Hiks..hiks…

Ini ni akibatnya kalo suka nunda-nunda pekerjaan.emoticon

newsflash!!, ilmiah euy.. ;pOctober 24, 2007 4:29 am
Baru-baru ini muncul sistem operasi open source yang berbasis distro populer Ubuntu Linux. Namanya Ubuntu Muslim Edition,  disingkat menjadi UbuntuME. Penggunaan Linux menjadi pilihan yang tepat dan aman ketika razia perangkat berlisensi komersial seperti microsoft digelar. Dunia teknologi informasi akan lebih cepat berkembang jika menggunakan sistem operasi open source seperti Linux. Karena siapapun bebas mengembangkan sistem operasi tersebut, otomatis lebih banyak kepala lebih mudah kan?.

Ubuntu sendiri dirancang untuk menggantikan microsoft windows yang merupakan sistem operasi paling banyak digunakan. Jadi bagi anda yang terbiasa dengan microsoft windows, tidak usah khawatir untuk hijrah ke Ubuntu. Kelebihan distro ini diantaranya mudah digunakan oleh pengguna awam, menyediakan aplikasi populer untuk perkantoran, internet, pengolah gambar dan video. Karena kelebihannya tersebut maka dibangunlah UbuntuME.

Ubuntu Muslim Edition adalah terobosan terbaru dari Linux. Sistem operasi ini memiliki sejumlah konten islami yang diharapkan bisa memfasilitasi kaum muslim. Konten tersebut antara lain : jadwal shalat, program pembelajaran Al-Quran, filter konten internet, dll.

Dengan segala kelebihannya saya rasa distro ini cocok digunakan di pesantren. Fitur filter konten internet misalnya, akan sangat membantu ketika suatu pesantren menyediakan fasilitas internet. Karena untuk mengontrol sekian banyak pengguna di lingkungan pesantren yang berkapasitas besar akan sangat kesulitan. Dengan adanya fitur ini diharapkan bisa memulihkan kepercayaan sebagian kalangan pesantren untuk menyediakan fasilitas internet. Selama ini banyak pesantren yang sengaja tidak menyediakan fasilitas internet bagi santri karena alasan keamanan. Berbagai ketakutan akan dampak negatif yang bisa merusak santri menjadi alasan utama. Padahal di era teknologi informasi seperti sekarang, internet merupakan kebutuhan yang cukup vital. Banyak kemudahan dan manfaat yang bisa didapat dari internet. Sayang sekali jika para santri tidak bisa menikmatinya. Syukurlah Ubuntu menyediakan solusi cerdas untuk mengatasinya. Tentu saja ini bisa menghindarkan kaum muslim menjadi kalangan yang dinomorduakan di dunia IT.

Konten jadwal shalat juga diharapkan bisa memberikan informasi yang tepat ketika misalnya seseorang sedang bepergian dan jauh dari masjid yang biasa mengumandangkan adzan. Atau jika di lingkungan pesantren bisa mengingatkan waktu adzan serta memudahkan pengaturan jadwal kegiatan yang lain sehingga tidak sampai terlambat melaksanakan shalat.

Dengan adanya fasilitas pembelajaran Al-Quran, akan memudahkan seseorang membuka dan mempelajarinya sewaktu-waktu. Sehingga belajar bisa lebih menyenangkan. Tentunya bermanfaat juga untuk meringankan pekerjaan seorang pengajar dalam proses belajar mengajar. Tanpa mengurangi proses manual yang telah berjalan, sekali lagi fasilitas ini hanya sebagai sarana pendamping.

Tentunya masih banyak lagi konten-konten islami yang disediakan. Tapi dengan ketiga konten yang telah saya sebutkan diatas sudah cukup menjadi alasan bahwa UbuntuME akan cocok dan insyaALLAH bermanfaat di lingkungan pesantren.  

tamasyaOctober 22, 2007 4:35 am
Siang itu matahari begitu terik ketika aku pulang ke rumah, maklum saat itu musim panas. Begitu membuka pintu aku langsung menyerbu kulkas untuk mengambil minum.
"glek..glekk..glekk.. Alhamdulillah… suegeerrr bangett!!". Iseng-iseng aku lihat di freezer, dan "ahaa!…. ada sebongkah es dibungkus plastik. Kelihatannya seperti es campur atau es teler gitu.
"Eeee.. dateng-dateng bukannya salamu’alaikum dulu malah langsung buka-buka kulkas. Iya.. itu es podeng jatah kamu" seru ibu menghampiriku, yang rupanya mendengar kedatanganku.
"Eh. iya.. Assalamu’alikum bundaku sayaaaang.."

Tanpa basa-basi lagi aku langsung melahap es apa tadi? es podeng ya kata ibuku?. Dan.. nyam..nyam..mmm mak nyeesss.. Rasanya seperti es krim tapi lebih seger. Ada dua bulatan es krim sedang yang satu berwarna coklat, satu lagi pink. Ditambah kombinasi isian lainnya, seperti alpukat, ketan hitam, kolang-kaling puding dan ini yang paling kusuka, kelapa muda. Masih ditambah satu buah wafer panjang. Siang-siang terik makan es memang sungguh pilihan enak apalagi es podeng Pak Ri. Dijamin, bakal ketagihan dan pasti momogi alias mau mau lagi.

Suatu kali aku pergi kepasar Lawang yang letaknya tidak seberapa jauh dari rumah bersama adikku. Dia langsung mengajakku ke kedai esnya Pak Ri. Luas kedainya memang hanya sepetak, tapi pengunjungnya sampai rela antri demi menikmati es podeng buatannya. Sebenarnya kedai ini tidak hanya menjual es podeng, ada juga bakso dan mie ayam. Sebenarnya baksonya juga lumayan enak, tapi yang lebih dikenal orang malah es podengnya. Di pasar ini memang belum ada yang menjual es podeng. Es podeng yang disediakan Pak Ri macam-macam. Ada es podeng istimewa seperti yang aku makan siang itu, es podeng campur , es podeng kelapa muda, dan es podeng teler. Jika musim durian, maka dia akan menyediakan es podeng durian. Mmmm.. pastinya lebih mak nyuusss…
Harga yang ditawarka juga tergolong tidak mahal. Waktu itu hanya Rp 2500 untuk tiap porsinya. Cukup terjangkau bukan?.

Beberapa waktu kemudian ada yang menjual es podeng lagi di pasar. Mungkin ingin meniru kesuksesan Pak Ri. Kalau Pak Ri memiliki kedai, dia menggunakan rombong alias gerobak yang didorong untuk menjajakan dagangannya. Harga yang ditawarkan pun lebih murah. Hanya Rp 1000 per bungkusnya. Tapi tentu saja tidak bertahan lama dan tidak seramai Pak Ri. Karena ternyata dia hanya menawarkan harga murah tanpa memperhatikan kualitas es buatannya. Terasa sekali "gula seribu manis" alias gula biang yang digunakan. Sehingga orang akan batuk-batuk setelah memakannya.

Nah.. ternyata kunci dari kesuksesan yang bisa kita ambil adalah selain kreatif, kita juga harus menjaga kualitas. Perlakukan pembeli seperti kita memperlakukan diri kita sendiri. Kalau Anda tidak mau makan makanan berpengawet, maka jangan berikan makanan berpengawet atau yang membahayakan kepada orang lain. Selain itu.. keuletan tetap diperlukan. Pantang menyerah adalah modal  yang cukup penting juga bagi Anda yang ingin memulai usaha.

xpressionOctober 20, 2007 5:14 am

Meski beberapa orang mudik pada saat lebaran, aku sendiri tidak pernah mudik. Paling jauh mudiknya ke Purwodadi-Pasuruan yang jaraknya hanya sekitar 20 km dari rumahku. Itupun tidak pernah lama. Biasanya kami mengunjungi rumah nenekku itu setelah melaksanakan shalat Ied. Sekarang, setelah nenekku meninggal kami tidak pernah menginap lagi di sana.

Ada satu menu wajib yang selalu kami jumpai di sana, yakni opor ayam lengkap dengan sambal dan lalapannya. Ayamnya disembelih dari peliharaan sendiri. Yang paling khas adalah meski ayam kampung, dagingnya bisa empuk sekali sampai tulang-tulangnya mreteli. Dan resep rahasia nenekku membuat rasanya tambah mantap kalee!!..Hmm..mmm yummy.. kata nenek, menu ini khusus disiapkan untuk menyambut kedatangan kami loh.. :) . Karena memang saat itu hanya Abaku yang rumahnya paling jauh. Meski ibuku juga sering memasak opor ayam, tapi opor yang ini selalu menjadi menu yang ditunggu. Sekarang, meski nenek telah tiada tanteku lah yang meneruskan tradisi ini. Jadi kami tetap bisa melahap opor ayam favorit kami di hari yang fitri :) .

Satu lagi menu wajib kami ketika lebaran. Yaitu ketika kami mengunjungi rumah pak de Kabul, kakak dari ibuku yang tertua. Biasanya kami mengunjungi rumah pak de bersama keluarga bude-budeku yang tinggal dekat rumahku. Menu wajibnya adalah "rujak manis". Awalnya ketika kami mengujungi beliau, pohon mangga di depan rumahnya sudah berbuah tapi masih muda. Saat itu mbak etik, anak pak de ku berinisiatif untuk membuat rujak manis. Tapi tentu saja isinya tidak hanya mangga muda. Sampai sekarang tradisi ini masih bertahan. Kami semua jadi suka sekali makan rujak manis. Rasanya tidak kalah dengan rujak semeru yang terkenal di malang itu loh…

Setelah pulang dari rumah nenek, kami melewati rumah bude untuk mengambil kunci. Di ruang tamu kami mencium aroma menyengat. Aroma khas makanan yang dibakar seketika menyeruak seisi rumah. Sepertinya ada yang membakar sesuatu di belakang. Rupanya kami melewatkan acara bakar ikan tadi sore. Beberapa menit kemudian budeku menyodorkan sekeresek penuh ikan.
"waduh maaf yaa.. kalian tidak kebagian ikan bakarnya. Tadi memang banyak sekali tamu. Ini ikan mentahnya masih banyak, jadi kalian bakar sendiri aja yaa.." kata budeku dengan nada menyesal.
"Iyah gpp ko bude, lagian kita juga tadi udah ngabisin opor ayam di rumah mbah. Makasih yaa ikannya" jawabku.
Rupanya mas deni, sepupuku yang bekerja di paiton membawa sekotak penuh ikan yang mirip ikan dorang itu. Katanya ikan putihan namanya. Tapi menurutku lebih mirip ikan dorang. Karena malam itu kami sudah kenyang dan capek, acara memasak ikan kami lakukan esok paginya.

Oya satu lagi minuman yang hanya bisa kami temui di rumah mbah Ni ketika lebaran. Yaitu temu lawak yang rasanya seperti minuman ringan. Rasanya seperti meminum fanta rasa temu lawak. Jamu temu lawak yang biasanya pahit, di tangan mbah Ni bisa menjadi favorit kami sekeluarga. Pasalnya minuman ini menyegarkan seperti minuman bersoda. Biasanya kami dibawakan satu botol besar ukuran 1,5 liter untuk tiap keluarga. Meski telah diajari cara membuatnya, rasanya tidak akan sama seperti buatan tangan beliau. Mbah Ni memang dulunya penjual jamu. Tetapi tidak satupun dari anaknya yang mau meneruskan usaha beliau itu. Sejak beliau meninggal dua tahun yang lalu kami tidak bisa lagimencicipi minuman khas buatannya.

Terlepas dari enaknya menu lebaran yang ada, kebersamaan lah yang menjadi inti dari semuanya. Kebersamaan yang tidak bisa kita dapati setiap hari. Dengan demikian benarlah adanya jika lebaran merupakan momen untuk mempererat tali silaturahmi.

HAPPY IED MUBARAK 1428 H
selamat menikmati hidangan lebaran yaa…

xpressionOctober 15, 2007 5:11 am
"Bu, hari raya itu kapan seh?" tanya cuya, keponakanku yang masih kelas satu SD suatu kali kepada ibunya.
"Sebentar lagi kok. Dua hari lagi. Memangnya kenapa?" tanya ibunya.
"Horee.. sebentar lagi aku kayaa.." celotehnya sambil tertawa riang.
Itulah salah satu kelebihan Hari Raya Idul Fitri di daerahku. Ada satu kebiasaan yang sampai sekarang masih bertahan. Yaitu memberikan angpao atau uang kepada anak kecil. Mungkin ini merupakan wujud rasa syukur kaum muslim karena telah meraih kemenangan.

Momen ini tentu saja paling dinantikan oleh anak-anak. termasuk aku dulu ketika kecil. Selain kita bisa mencicipi banyak sekali makanan, pembagian angpao adalah kegiatan yang menyenangkan. Bahkan beberapa anak kecil di daerahku bertamu dari ujung gang sampai rumah pojok gang secara merata demi mendapat jatah yang hanya bisa mereka dapatkan pada saat lebaran. Dengan demikian kita bisa lebih mengenal anggota keluarga tetangga yang lain. OOoo.. jadi Ardi itu anaknya Pak Ogah toh.. atau ternyata yang kemaren ngambil mangga di depan rumah itu anaknya Pak Raden, misalnya. hehehehehee.. :) .

Tidak hanya itu, anak-anak akan mendapat jatah baju baru di saat lebaran. Hal ini juga masih bertahan sampai sekarang. Sepertinya kurang afdol kalau lebaran tidak beli baju baru.  Menurutku sah-sah saja selama tidak berlebihan. Tapi yang terjadi sekarang ini sering salah kaprah. Demi memburu baju untuk dipakai pada saat lebaran, mereka rela bejubel di pasar sampai lupa waktu. Bahkan ada yang sampai membatalkan puasanya karena alasan musafir. Padahal musafirnya untuk tujuan "beli baju". Na’udzubillah..

Selain mendapat sangu dan baju baru, biasanya orang tua mengajak seluruh keluarga untuk berlibur ke tempat-tempat wisata. Hal ini tentu sangat menggembirakan anak kecil. Dengan demikian nanti pada saat masuk sekolah dia bisa berbagi cerita dengan teman-temannya di sekolah. Tapi jika tidak ada acara berlibur saat ini kita sudah bisa menikmati keindahan tempat wisata lewat televisi. Karena ketika liburan acara televisi akan didokinasi oleh liputan seputar tempat wisata. Lebih enak kan?tanpa perlu mengeluarkan tenaga, kita bisa mengetahui keindahan tempat wisata sambil tiduran di rumah. Hehehehehehee..

Oya ada satu lagi kegiatan anak-anak khas menjelang lebaran. Pada rame main petasan dan kembang api euy…. Mulai dari petasan ces-dor!! , model air mancur, sampai petasan buatan sendiri. Tapi yang paling seru adalah jadi makin banyak temen loh..karena kampung tiba-tiba dibanjiri pemudik.

xpressionOctober 8, 2007 5:04 am
Tiap kali hari raya idul fitri suasana di kampungku sangat ramai. Para orang tua yang anaknya tinggal dan bekerja di luar kota akan datang berkumpul di hari istimewa itu. Begitu juga budeku. Beberapa sepupuku yang kebanyakan tinggal di luar kota biasanya menghabiskan lebaran di rumah budeku. Anak-anak budeku memang sudah punya momongan semua. Rumahku tentu saja menjadi base camp nya ponakan-ponakan yang masih kecil. Mereka selalu senang bermain bersama kami, tante-tantenya yang masih imut (kekekekekek…). Biasanya mas nono, sepupuku yang tinggal di probolinggo datang duluan.Dia mengantarkan anak-anak dan istrinya seminggu sebelum lebaran. Ia sendiri masih harus bekerja, karena perusahaan tempatnya bekerja hanya memberi jatah cuti dua hari.Tari, ponakanku yang sekarang duduk di bangku kelas 4 SD selalu menginap di rumahku. Dia memang sejak kecil sudah betah tinggal di rumahku. Tempat tidur favoritnya adalah sofa ruang tamuku. Meski banyak sekali nyamuknya, dia tidak pernah mau disuruh tidur di kamar. Alasannya bisa tidur sambil nonton TV. Padahal selalu saja dia yang ditonton TV. Anaknya mas nono ada 3. Tari, Fajar dan Figo.

Setelah itu datang mas deni. Meski dia bekerja di probolinggo seperti mas nono, rumahnya di ngawi. Pasalnya istrinya orang ngawi dan mengajar di sana. Seminggu sekali dia pulang ke ngawi. Arga, anaknya mas deni lain lagi. Meski cowok dia paling cerewet dari cucu-cucu budeku yang lain. Dan tutur katanya yang "njawani" seringkali membuat kita terpingkal karena bahasanya lucu. Belum lagi mas yuli bersama pasukannya,Reyhan dan Racca yang tinggal di pasuruan.

Tahun ini mas hadi dan mas antok yang sudah beberapa tahun terakhir menetap di kalimantan tidak bisa pulang. Meski begitu, lebaran selalu menjadi momen yang membahagiakan.

Rupanya tidak hanya rumah budeku yang kebanjiran pemudik. Tetangga sebelah rumahku juga kedatangan anak-anaknya dari surabaya. Rumah mungil itu menjadi begitu ramai ketika lebaran meski dalam keluarga mereka ada yang beragama nasrani. Tetanggaku itu memang unik. Ayahnya muslim. Ibunya nasrani. Dari keempat anaknya hanya satu yang beragama islam. Tapi cucunya juga menganut agama yang bervariasi. Entah bagaimana sampai sekarang mereka tetap akur saja menjalani hidupnya. Mungkin itulah salah satu wujud keragaman bangsa kita yang "berbeda-beda tetapi tetap satu jua" :)

Ada pula tetanggaku yang tinggal di kalimantan tapi memiliki rumah di sini. Mereka adalah keluarga yang sangat berkecukupan. Rumahnya hanya digunakan sebagai tempat peristirahatan ketika mereka ke malang. Sanak familinya memang banyak di kampung ini. Momen seperti lebaran inilah mereka menghabiskan masa liburan di kampungku. Rupanya kampungku masih jadi pilihan para pemudik untuk berhari raya. Mau mudik??? yaa ke kampungku ajah!!! :)

Ketika malam takbiran, beberapa rombongan melintas di depan rumah. Biasanya mereka menaiki truk atau pick-up dengan membawa peralatan musik yang lengkap khas takbiran. Ada yang menggunakan alat musik yang biasa digunakan "drum band". Jadi nuansa takbirannya ala "drum band". Ada juga yang menggotong bedug dan membawa peralatan dapur. Ternyata peralatan dapur berguna juga loh.. Nah bagi anak-anak yang tidak ikut takbir keliling bisa juga bertakbir bersama di mushalla. Apapun bentuknya, gema takbir selalu menggetarkan hati. ALLAAHU AKBAR…ALLAAHU AKBAR..ALLAAHU AKBAR.. LAA ILAAHA ILLALLAAHU ALLAAHU AKBAR ALLAAHU AKBAR WALILLAAHIL HAMD..
Di sela-sela gema takbir terdengar gemuruh petasan. Langitpun bercahaya. Malam itu kami juga menyulut kembang api loh.. Acara ini menjadi momen yang ditunggu ponakan-ponakanku.
It’s always lots of fun spending times with the kids.

Paginya… kami berbondong-bondong menuju mushalla dekat rumah yang menjadi tempat kami menunaikan shalat ied. Mushalla yang hanya berlantai dua itu kini begitu penuh dengan jama’ah shalat. Sampai-sampai memenuhi jalan raya di sampingnya. Jalan ke timur pun untuk sementara ditutup.
Taqabbalallallu minna wa minkum
Syiyamana wa shiyamakum
Ja’alanallahu minal muttaqin, ‘aidzin wal faizin
amin.

MOHON MAAF LAHIR BATIIN YAA..

newsflash!!October 6, 2007 4:58 am
Di bulan ramadhan seluruh umat muslim berlomba-lomba untuk mendapatkan barakah Lailatul Qadar. Meski diperkirakan datang pada 10 malam terakhir bulan ramadhan, belum ada yang bisa mengetahui dengan pasti kapan datangnya. Dengan demikian kita bisa menjadi semakin khusyuk beribadah di saat jamaah shalat tarawih di masjid semakin berkurang karena tergiur dengan iming-iming mendapatkan barakahnya.

Satu surat yang begitu signifikan menceritakan peristiwa malam itu adalah surat Al-Qadr. Menurur tafsir jalalain, pada malam tersebut diturunkan Al-Quran. kemuliaan malam tersebut telah dikabarkan kepada Rasulullah SAW. Bulan itu dikatakan satu bulan dengan barakah seperti 1000 bulan. Dimalam tersebut para malaikat-malaikat dan Jibril turun ke bumi dan memohon Allah mengkabulkan doa-doa hambanya. Kemuliaan malam tersebut berakhir dengan terbitnya fajar.

Lailatul qadar dalam pengertian sebuah malam penuh berkah yang datang pada setiap bulan Ramadan. Pengertian ini didasarkan kepada hadis yang berbunyi,

 
"Suila Rasulullah saw. ‘an lailatul qadri, Fa qala, hiya fi kulli Ramadana" <H.R. Abu Daud.>

artinya: Nabi saw. ditanya tentang Lailatul qadar, beliau menjawab, lailatul qadar ada pada setiap bulan Ramadan.


Menurut sahabat Ubadah bin Shamit dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari. Pada suatu hari Nabi SAW ke luar menemui para sahabatnya untuk memberi tahu tentang kapan Lailatul qadar itu adanya, tapi karena ada dua orang sahabat yang malah ribut, maka beliau tidak jadi memberitahukannya, beliau malah akhirnya menganjurkan, "Faltamisuha fit tasi’ati, was-sabta’ati, wal-khamisati" Artinya: Carilah olehmu pada tanggal 21 atau 23 atau 25.

Di hadis lain dari Siti Aisyah. Nabi saw. memerintahkan,

"Taharrau lailatul qadri fil-witri minal ‘asyril awakhiri min Ramadhana" <Imam Al-Bukhari>
Artinya: Carilah Lailatul qadar itu pada tanggal-tanggal gasal dari sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan.
Menurut riwayat Imam Muslim dijelaskan bahwa Nabi saw. jika memasuki sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan selalu meningkatkan kegiatannya, menghidupkan malamnya dengan mengurangi tidur dan membangunkan keluarganya. Malah beliau menyunatkan untuk berkitikaf di masjid selama sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan.

Di antara hikmah tidak diberitahukannya tanggal yang pasti tentang Lailatul qadar ini mungkin tidak lepas dari karakteristik ajaran Islam yang memotivasi umatnya untuk rajin bekerja dan beribadah, seperti diperintahkan Allah, "Fa idza faraghta fanshab" <Q.S. Al-Insyirah:7.>
Artinya: Apabila kamu telah selesai dari satu urusan maka carilah urusan yang lain.

Mungkin apabila Nabi saw. waktu itu jadi memberitahu tentang tanggal yang pasti datangnya Lailatul qadar itu, bisa saja akan terjadi banyak orang yang melaksanakan salat tarawih, tadarus dan sebagainya hanya pada malam itu saja.

Diantara keutamaan Lailatul Qadr adalah:

1. Nabi saw. bersabda, "Barang siapa yang melaksanakan salat qiyamu Ramadhan (salat tarawih) pada malam Lailatul qadar dengan dasar iman dan mengharap rida Allah, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu". (H.R. Al-Bukhari)

2. Nabi saw. bersabda, "Apabila datang Lailatul qadar, Malaikat Jibril bersama malaikat lainnya turun ke bumi mendoakan kepada setiap hamba yang berzikir dan berdoa kepada Allah, Allah menyatakan kepada para malaikat bahwa Allah akan memenuhi doanya. Allah berfirman, "Pulanglah kamu sekalian, Aku telah mengampuni dosa kalian dan Aku telah mengganti kejelekan dengan kebaikan". Maka mereka pulang dan telah mendapatkan ampunan-Nya. (H.R. Al-Baihaqi dari Anas bin Malik)


Kedua hadis itu menunjukkan kepada kita bahwa bagi yang melaksanakan salat tarawih, memperbanyak zikir, doa dan istighfar, bertepatan Lailatul qadar dengan hati yang ikhlas, dengan cara yang benar sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw. dan dengan khusyuk, insya Allah baginya akan mendapatkan ampunan-Nya. Sesuatu yang senantiasa menjadi harapan dan dambaan setiap insan mukmin. Karena dengan ampunan-Nya itulah seseorang akan mendapatkan keselamatan dan kebahagiaan yang hakiki dan abadi, yakni kebahagiaan di akhirat kelak.

Tidak diketemukan keterangan yang sahih dan sharikh (jelas) tentang ciri-ciri atau tanda-tanda bahwa malam itu adalah Lailatul qadar, kecuali hadis riwayat Muslim yang menyatakan bahwa jika malam itu adalah Lailatul qadar maka pagi harinya matahari terbit dengan cuaca yang cerah. Artinya baru diketahui setelah Lailatul qadar itu lewat. Hikmah dari dirahasiakannya Lailatul qadar ini antara lain kita didorong dan dimotivasi untuk mengisi malam-malam Ramadan khususnya pada sepuluh hari terakhir dengan berbagai amal saleh seperti, tarawih, tadarus Alquran, doa dan istighfar.

Siti Aisyah pernah bertanya kepada Nabi saw. tentang doa yang bisa dibaca jika bertemu dengan Lailatul qadar, Nabi saw. menyuruhnya untuk membaca,
"Allahumma innaka ‘afuwun tuhibbul ‘afwa fa’ fu ‘anni" (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai sifat pemaaf, maka maafkanlah segala dosa hamba) -H.R. Ahmad-
Kita berharap dan memohon ampunan Allah serta bimbingan inayah dan rahmat-Nya semoga kita diberi kekuatan dan kemampuan mengisi bulan Ramadan ini baik siang maupun malamnya dengan berbagai amal ibadah dari awal sampai berakhirnya bulan suci ini, dan dijadikan sebagai wasilah kita diampuni segala kealpaan dan dosa kita.
 
Mungkinkah kita menemui Lailatul Qadar?
They say.. nothing is impossible 
Insya ALLAH.. jika kita mau berusaha
newsflash!!October 3, 2007 4:47 am
Ketika datang bulan Ramadhan, kita sering mendengar kata i’tikaf. Bahkan di kota-kota besar hal ini sudah menjadi rutinitas bagi sebagian orang pada saat ramadhan. Memasuki hari ke-20 Ramadan, masjid-masjid akan diwarnai dengan acara itikaf. Kegiatan itikaf ini akan berlangsung hingga berakhirnya bulan suci Ramadan. Sejujurnya, saya belum pernah melakukannya. Sebenarnya ingin sekali bisa menunaikan ibadah yang satu ini. Semoga ramadhan tahun depan saya bisa mewujudkan keinginan ini.

I’tikaf berasal dari kata ‘akafa alaihi’, artinya berkemauan kuat untuk menetapi sesuatu atau setia kepada sesuatu. Secara harfiah kata i’tikaf berarti tinggal di suatu tempat, sedangkan syar’iyah kata i’tikaf berarti berdiam diri di masjid dan menegakkan ibadah di dalamnya.

 
Seseorang yang melakukan i’tikaf (mu’takif) hendaknya mengasingkan diri dari segala urusan duniawi dan menggantinya dengan kesibukan ibadat dan zikir kepada Allah dengan sepenuh hati. Dengan i’tikaf, kita berserah diri kepada Allah dengan menyerahkan segala urusannya kepada-Nya, dan bersimpuh di hadapan pintu anugerah dan rahmat-Nya.

Yang dilakukan pada saat i’tikaf pada hakikatnya adalah taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah. Makna taqarrub adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan beragam rangkaian ibadah seperti shalat, zikir, membaca ayat suci Al-Quran, Belajar membaca Al-Quran, Belajar Memahami Isi Al-Quran serta berdoa.

Namun dari semua kegiatan di atas, bukan berarti seorang yang beri’tikaf tidak boleh melakukan apapun kecuali itu. Dia boleh makan di malam hari, dia juga boleh istirahat, tidur, berbicara, mandi, buang air, bahkan boleh hanya diam saja. Sebab makna i’tikaf memang diam. Tetapi bukan berarti diam saja sepanjang waktu i’tikaf.

Dari Abu Hurairah Radiyallahu ‘anhu (bahwasanya) Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sering beri’tikaf pada setiap Ramadhan selama sepuluh hari dan manakala tibanya tahun yang mana beliau diwafatkan padanya, beliau (pun) beri’tikaf selama dua puluh hari (HR. Al-Bukhari).

Dan dari Ibnu Umar r.a. ia berkata, "Rasulullah SAW melakukan i’tikaf pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan." (HR Bukhari dan Muslim).
 
I’tikaf tidak sah dilakukan kecuali di masjid. Ini adalah hal yang kebenarannya telah menjadi kesepakatan semua ulama. Sesuai dengan firman Allah SWT:

 

Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam, janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa. (QS Al-Baqarah: 187)

 

Rasulullah SAW adalah suri tauladan kita. Jika beliau saja yang sudah terjamin akan masuk surga masih melakukan i’tikaf untuk mendekatkan diri kepada ALLAH SWT, bagaimana dengan kita?.

Sebagai tambahan banyak sekali orang yang sukses berkat rajin beri’tikaf. Karena i’tikaf dilakukan pada 10 hari terakhir di bulan ramadhan, bisa jadi orang yang beri’tikaf mendapatkan barakah dari Lailatul Qadr. Kabarnya kemuliaan Lailatul Qadr  melebihi 1000 bulan. Malaikatpun ikut mendoakan hamba yang tengah beribadah ketika Lailatul Qadr. Sehingga besar kemungkinan apapun permintaannya akan dikabulkan oleh ALLAH SWT. Ini mungkin bisa memotivasi kita yang ingin memperbaiki kehidupan ataupun yang sedang dirundung masalah untuk bangkit kembali.

Tulisan ini berdasarkan pengamatan saya dan beberapa referensi tentang i’tikaf. Semoga bermanfaat bagi Anda yang membacanya. Semoga ramadhan tahun depan kita masih bisa bertemu dengan bulan yang suci ramadhan serta berkesempatan untuk melaksanakan i’tikaf.

Semoga kita bisa lebih mendekatkan diri kepadaNYA melalui ibadah ini… Amiiiin.
Ayo I’tikaf!!

newsflash!!September 28, 2007 2:39 am

    Semalam kita ngadain acara Bupasma (buka puasa bersama) temen2 kampus di rumah nida. Acara ini memang sudah jadi acara wajib bagi kami tiap bulan ramadhan. Awalnya hampir ga jadi. Pas lagi ngobrol sama temen2, hampir semuanya punya alasan untuk ga bisa hadir. Setelah memakan waktu beberapa lama ko ga ada keputusannya akhirnya aku pikir ga jadi. Tau-tau ada yang nyemes "Wid, buka puasanya jadi hari kamis aja. Tar anak2 aq yg bilangin, trus mereka biar bayar k aq aj dulu. skrg tggal tentuin tempatx…." kira2 begitulah bunyi nyemes yang masuk hari itu. Jadilah kita (aku sama nida sama mamanya nida jg deng!) bwt anggaran sekalian list belanjaan bwt besok pagi.

    Pagi itu aku dah janji dateng jam setengah tujuh bwt nemenin nida belanja ke pasar. Ternyata ga bisa on-time jg!! karena ada sedikit kesalahan teknis (halah..!!!). Begitu sampe singosari yang belanja sudah dateng. Menu yang akan dibuat adalah soto ayam, perkedel kentang, tempe, kolak pisang+kacang ijo dan semangka. Hmmm… yummy niy kayanya.. :)

    Sambil masak sambil ngerumpi, biasalah cew… tapi ga nggosip ko!!. Nah.. yang bapak-bapak bagian nyapu+ngepel rumah (huahahaha…) malah sampe bersihin kamar mandi. Karena rumah nida yang di sebelah ini dulunya kantor (sampe sekarang siy…). Praktis harus diatur dulu supaya nyaman bwt makan bersama. Ternyata temen2 ku jago juga loh bersihin rumah… Two thumbs up for you guysz…. :)

   Sebenarnya acara bupasma kaya gini kan emg bukan hanya makan bersama aja. Malah momen kebersamaan plus gotong royong seperti inilah yang bikin asik (ya ngga?). Walhasil pagi ini aku bisa dengan nyaman ngetik di ruangan yang lantainya udah kinclong. Makasih yaa… :) )

    Tepat 10menit sebelum adzan datang rombongan yang ga disangka-sangka. Yupz… temen2 se marhalah waktu di mantingan dulu pada datang. Horee… reuni lagi niy…  Ada thoipeh, titis, elya, hani dan laily rusdiana. Yang terakhir ini aku sudah lamaaaa bgt ga ketemu. Maklum ibu yang satu ini meski ngontrak di malang juga, sibuk dengan suaminya. Malah sekarang sedang hamil 2 bulan.

    "ALLAHU akbar..ALLAHU akbar…."

    AlhamduliLLAH.. mulailah kami beraksi (hehehee…). Kita ngumpul di samping. Adatnya temen sekelasku kalo blm ada yang mulai gabakal langsung beraksi. Makanya dipilih maskotnya bwt mulai sambil berdoa dulu.. Tapi yaa gada yg mulai jg. Tiba-tiba..

"Ayo masnya yang gondrong.. dipimpin doa" seru elya menunjuk zanu, tmn kampusku.

Rupanya dia memang seleranya belum berubah (huahahahaa..). Jangan GR ya zan! :) temenku yg satu itu emg suka sama model2 seniman kaya kamu rupanya :) .

Makan sambil sesekali bercanda merupakan kenikmatan tersendiri. Nostalgia sama temen2 ma’had. Menghabiskan waktu bareng temen2 kampus yang bentar lagi bakalan sibuk sendiri2 ngurusin skripsi. Gutlak guyszz…!!. Meski tidak seramai biasanya, karena malam itu ternyata ada beberapa yang ga bisa hadir tetap saja menyenangkan. Saat-saat seperti ini belum tentu bisa kita nikmati tahun depan. Awal tahu kemaren saja kita sudah puas menikmati tempat2 wisata rame2 karena kami nyadar.. "gunakan kesempatan selagi ada…".

    Setelah makan, ternyata masih ada acara yang  ga boleh dilewatkan.  Kalau  2 tahun yang lalu  giliran cow2  yang kita suruh nyupir  (nyuci piring) kali ini titis sama elya adalah pahlawan kita :) . Karena mereka dg sukarela bahkan seolah enjoy dengan kerjaan barunya itu kekkekekekeek… Tapi kita juga gamau kalah.. meski ga ikutan nyupir kita kasih dukungan loh sama mereka.. bahkan sesekali diteriakin "An-Nasyaaattt…!!!" yang dalam bahasa jermannya "semangat!!!". :)

    Seneng dey kalo punya temen pengertian kaya gitu. Dia ngerti banget kalo kita dah capek masak trus dengan sukarela maen sabet ajah piring yang kotor. Setelah itu barulah kita reuni sendiri di dalam. Tapi ga bisa lama karena mereka pada sibuk. Jadi ga bisa nginep dey…:). Yah.. paling ngga rasa rinduku dah terobati ketemu thoipeh yg dari kemaren janjian ga jadi mulu..hehehehe.. she’s my adventurer girl..:).

    Kalau ada yang ngerasa ga datang karena ga diberitahu, Anda bisa menyalahkan pengirim sms diatas :)

«« Previous posts    Next posts »»