Tapi ya udahlah karena aku adalah anggota "peace lover" jadi ya kuturuti saja….
Sesampainya di sana, seperti sudah kuduga, kita cuma bisa nonton adik2 bermain sepuasnya. Kita cuma duduk2 jagain tas mereka sambil meriksa kali ada yang bawa bekal enak (hahahahaaa…., liat doang tapi :p). Anak-anak memang seperti tidak punya rasa capek. Buktinya, kita yang cuma nonton ajah dah kecapean, mereka masih aja cengar-cengir gamau diajak pulang. Waduh.. begini rasanya punya banyak anak (wakakakkakak..) repot juga..
Aku sedang nyuapin Uyo, keponanku yang kebetulan ikut.. ketika tiba-tiba kudengar suara ibu2 setengah berteriak kepada seseorang yang rupanya tak jauh di sampingku. "Maaf Pak,… itu kue anak saya…" serunya sambil melotot pada Pak To, pengajar di TPQ juga. Aku malu setengah mati, meski bukan aku yang dituduh paling ngga beliau satu rombongan denganku. waduh… "what an embarashing moment!!!!".
Pak To, yang memang saat itu sedang mengahbiskan snack yang dikira punya adik2, wajahnya langsung memerah seperti kepiting rebus.. Ekspresinya itu loh.. sumpe dee ga nguatin!!! asli!! lutu…
"Maaf ya Bu, saya kira ini punya anak saya..", katanya membela diri.
"iyah.. ga papa kok, saya maklum.. tapi tolong dikembalikan ya sisanya , nanti anak saya nangis.." pintanya. Pak To yang setengah tidak sadar masih mengambil kue itu langsung memberikannya kepada sang ibu.
"Maaf.. ya Bu… nanti saya ganti.." ujarnya memelas.
"ga usah .. gpp" jawab sang ibu.
Waduh… bener-bener de Pak To ini.. really embarashing moments!!!.
Well, meski ada kejadian memalukan, rekreasi ini teteup mebuat adik2 seneng banget. karena boleh maen sepuasnya ampe sore. Aku yang dah kecapean akhirnya pulang duluan bareng rombongan yang juga mau pulang duluan. Uyo yang lagi flu, ga bisa ngerasain renang kaya temen2 nya yang lain. Tapi dia sepertinya dah puas maen perosotan dan marry go round. Ini dia salah satu foto gayanya…

Big things that i’ve to accomplished this year is TA. Wish ALLAH make this easier for me, coz i really dont wanna make my Dad upset with me, again!!. Oh GOD… i immediatelly get stomatchache thinking ’bout that. Pfff… ALLAHUMMA sahhil umuuronaa…
The second is … as my spiritual adviser said. Have to continue all good things, just like writing, studying, or even teaching anything anyone anytime. It could be a charity that someday it may help us. Then I should avoid many bad things, such as bad attitude, bad habits, bad routine or even bad man [except Bat-Man, hehehheee]. Wew.. sounds like "Amar Ma’ruf Nahi Munkar..". It could be TAQWA meanings. "Waman yattaqiLLAH yaj’alahu makhroja wayarzuquhuu min haitsu laa yahtasib.."
Amiiiin
Most of all… i really wanna make my Mum and Dad proud of me. Hope they will never upset with me. Wish i could give happiness to them and to all peoples who always supporting me, helping me when i need and make my face smile again when i sad. Hope i could realize all of these prayer… but I need YOUR help ALLAH…. I always need.
This year could be a new start to make a better dyan………. i hope.
Back to him… Mungkin beliau begitu karena sedang menanti kelahiran bebi nya. Jadi persiapan agar kelak bisa bercanda ria dengan anaknya. DUuuhh senengnya yang lagi nunggu bebi… ;p. Oya jadi, hari itu beliau datang ke rumah Putri di seberang jalan, masih bersama adik-adik tentunya. Sebagai leader tentu saja ia berjalan di depan.
"Itu ustadz yang pagar…" belum selesai Putri memberitahu, Ia langsung nyelonong ke salah satu rumah berpagar hitam dan sedetik kemudian..
"Assalamu’alaikum…" tau-tau ia sudah menyalami sang pemilik rumah.
"Wa’alikum salam…" yang disalami tersenyum saja sambil terbengong dan bertanya-tanya siapakah gerangan tamu yang datang.
"Ibu ini wali dari…., Put..putri….!!!" serunya sambil mencari-cari Putri. Akhirnya Ia menyadari bahwa ternyata hanya dirinyalah yang berada di rumah mungil ini.
Sontak saja selesai bersalaman Ia langsung keluar sambil meminta maaf. Di luar pagar, dilihatnya adik-adik terbahak-bahak sambil memegangi perut mereka demi melihat ekspresi ustadz yang mereka sayangi. Asli lucu banget!!..
"Senang yaa kalian?? Melihat ustadz kaya gitu tadi?? serunya sambil tersenyum kecut.
"Yah… ustadz, jangan salahin kita dunk!! Ustadz sendiri yang maen nyelonong masuk rumah orang. Lha wong Putri baru mau kasi tau kalau rumahnya itu pagar hijau.."
"Abis dia kan ngasi taunya sambil nunjuk ke arah sini. Jadi biar cepet ya saya masuk ajah.. "
"Ya sudahlah.. yang mana rumahnya?Awas kalau kalian ngerjain saya lagi yaa.."
Akhirnya beliau berjalan belakangan, takut salah masuk lagii.. hehehee
Ustadz..ustadz.. ada-ada ajah dee..
pada suatu saat dikala kamu menyadari bahwa aku telah menjadi sangat tua, cobalah berlaku sabar dan cobalah mengerti aku..
Jika banyak makanan yang tercecer dikala aku makan..
jika aku mendapat kesulitan dalam mengenakan pakaian sendiri.. Sabarlah..
Kenanglah saat-saat dimana aku meluangkan waktu untuk mengajarimu tentang segala hal yang kau perlu tau, ketika kau masih kecil.
Jika aku mengulang mengatakan hal yang sama berpuluh kali, jangan menghentikanku!! Dengarlah aku!
Ketika kau masih kecil, kau selalu memintaku membacakanmu cerita yang sama berulang-ulang, dari malam satu ke malam yang lain hingga kau tertidur. dan aku lakukan itu untukmu!
Jika aku enggan mandi, jangan memarahiku dan jangan katakan kepadaku bahwa itu memalukan
Ingatlah berapa banyak pengertian yang kuberikan padamu menyuruhmu mandi dikala kecilmu.
Aku mengajarimu banyak hal..
cara makan yang baik..
cara berpakaian yang baik..
berperilaku yang baik..
mengahadapi problematika kehidupan
Jika terkadang aku menjadi pelupa dan aku tidak dapat mengerti dan mengikuti pembicaraan, beri aku waktu untuk mengingat. dan jika aku gagal melakukannya, jangan sombong dan memarahiku, karena yang penting bagiku adalah..
Aku dapat bersamamu dan dapat berbicara padamu
Jika aku tak mau makan, jangan paksa aku..
Aku tahu bilamana aku lapar dan kapan aku tak lapar
Ketika kaki tak lagi mampu menyangga tubuhku untuk bergerak seperti sebelumnya..
Bantulah aku dengan cara yang sama ketika aku merengkuhmu dalam tanganku, mengajarimu melakukan langkah-langkah pertamamu
dan kala suatu saat nanti, ketika aku katakan padamu bahwa aku tidak lagi ingin hidup..
ketika ku ingin mati.. jangan marah
karena pada saatnya nanti kau juga akan mengerti
Cobalah untuk mengerti bahwa pada usia tertentu, kita tidak benar-benar "HIDUP" lagi, kita hanya "TIDAK MATI"
Suatu hari kelak kau akan mengerti bahwa disamping semua kesalahan yang aku buat
aku selalu ingin yang terbaik bagimu dan bahwa aku siapkan dasar bagi perkembangan dan kehidupanmu kelak
Kau tak usah merasa sedih, tidak beruntung atau gagal di hadapanku melihat kondisiku dan usiaku yang sudah bertambah tua
Kau harus ada di dekatku, mencoba mengerti aku bahwa hidupku adalah bagimu, bagi kesuksesanmu, seperti apa yang kulakukan pada saat kau lahir
Bantulah aku untuk berjalan, bantulah aku pada akhir hidupku dengan cinta dan kesabaran
Satu hal yang membuatku harus berterima kasih padamu adalah senyum dan kecintaanmu padaku
Aku mencintaimu Anakku..
Ayahmu & Ibumu
"InnaLLAHA yahdii man yasyaa’…" (Mungkin aku akan menceritakan ini lain waktu)
Oh! My Luvely mum..
Aku jadi teringat ketika mum dan aku tidak pernah bisa berkomunikasi dengan baik bahkan cenderung bertentangan. Kita berdua bagai air dan minyak yang tidak akan pernah bertemu. Ketika itu hampir setiap kali kita ngobrol, pasti akan terjadi pertentangan dan tidak ada yang mengalah. Sehingga masalah kecil pun bisa menjadi besar dengan sendirinya. Hari-hari di rumah sangat menyiksa bagiku. Aku bahkan sengaja untuk seminimal mungkin berkomunikasi dengan mum karena khawatir berdebat sehingga menimbulkan perasaan mengganjal. Mungkin karena itu mum merasa bahwa aku tidak pernah mengganggap beliau sebagai orang terdekat yang bisa diajak curhat. Sedangkan aku sendiri merasa bahwa mum tidak lagi menyayangi aku. Dan mana bisa aku curhat dengan orang yang "kukira tidak lagi menyayangi aku??". It makes me sad, so sad. I almost crying all the time. But then i wake up and going to campus. Meet with friends makes me smile again. And when i’m home again that siklus begin..
Really sad remembering that!!.
Semakin aku jauh dari mum, semakin aku merasa bersalah kepada beliau. Tapi mau bagaimana?? Kami memang tidak bisa berkomunikasi dengan baik. Semua ini bermula dari satu masalah saja. I can’t tell you here.. ;p. Aku hanya mempertahankan apa yang kuanggap benar, tapi mungkin caraku memberitahu mum yang ga bener. But ALLAH [still] loves me. Slowly my mum’s heart opened, and we now can talk everything…. Semua itu karena perlahan mum menyadari bahwa apa yang kupertahankan itu ternyata benar adanya. Dan akupun mulai membuka diri dan tanganku lebar-lebar untuk memeluknya.. ;p Oh!! so sweet.. but wait!! ini bukan pilem india euy. Jadi jangan membayangkan ada tarian-tarian berikut nyanyian di musim hujan, kekekekekek.
Mum memang "sedikit" manja. Sedikit kok mum!
. Beliau ingin selalu merasa dicintai oleh anak-anaknya and my Dad, of course. Ketika kami berbuat salah kepadanya, sedikit saja.. maka kata-kata maaf harus segera keluar dari mulut kami. Karena kalau tidak, mum bisa ngambek seharian. Awalnya memang berat.. karena kupikir kalau kesalahan yang sedikit saja seharusnya saling memaklumi dan menyadari bahwa kita saling menyanyangi. Dan orang yang menyayangi tidak akan menyakiti bukan?. Well…… Begitulah mum dan aku. Kita berdua memang berbeda, dan rasanya kita tidak akan bisa menghapus perbedaan itu. Bukankan memang ALLAH menciptakan manusia berbeda-beda?. Hanya bagaimana kita mengatasi perbedaan dan memadukannya menjadi suatu kolaborasi yang indah. Dan yang terpenting sekarang kami sudah bisa mengatasinya…
i believe… It can’t be rain all the time. Theres always a sunny day for me. Sunny..sunny… jantungku berdetak saat teringat pada sunny… [ga kalah lho vokalnya sama BCL ;p]
Thanks ALLAH… for always being there for me ;p
Hepi Mothers day, Mum
Thanks for never stop loving me
luv u, mum
When i watch the program this morning, just like usually… the topics was really touch my heart. This is the story ’bout "Cinderella" in this era. One of them is a singer who had a unique song tittle…
Ada seorang gadis bernama Susan Cagle. Ia ditemukan sedang menyanyi di Stasiun Kereta Bawah Tanah di kota New York. Dan tebak, lagu apa yang sedang dinyanyikannya??!!.
Yepz.. just like my fave program, judul lagu itu adalah "Dear Oprah..".
Rupanya lirik lagu itu adalah isi surat yang ditujukan Susan untuk Oprah, tapi tidak pernah ia kirimkan. Ceritanya ketika berusia 17 tahun, ia melarikan diri dari keluarganya yang ternyata pengikut sebuah sekte. Ia menganggap aliran ini tidak masuk akal dan tidak sesuai dengan hati nuraninya. Tetapi karena orang tuanya adalah pengikut yang setia ia mendapatkan kesulitan untuk kabur. karena itu ia menulis sebuah surat yang merupakan curahan isi hatinya. Ia berharap suatu saat surat ini ditemukan oleh Oprah meski akhirnya ia tidak mengirimkannya. Dan ternyata mimpi itu terkabul.
Setelah keluar dari rumah dan lingkungan yang dianggap aneh olehnya, ia pergi ke New York untuk memulai hidup baru. Karena ia hobi menyanyi maka ia putuskan untuk mulai menyanyi di tempat umum [mengamen]. Suatu ketika, ia baru selesai menyanyi dan sedang membereskan alat-alat bersama teman-temannya, seseorang menghampirinya dan berkata "Bisakah aku mendengarmu menyanyi?". Karena sudah mau pulang ia pun menjawab "Maaf kami baru saja mau pergi" dan orang itupun pergi begitu saja. sambil berlari mengejarnya Susan berkata "Kami akan menyanyi lagi besok, Anda bisa datang lagi besok".
Esoknya mereka bertemu lagi dan orang itu menawarkan pada Susan untuk membuatkan CD. Sampai kemudian kru Oprah Show menemukan mereka menyanyi di "New York Subway" membawakan lagu "Dear Oprah..". Liriknya memang curahan hatinya yang ditujukan kepada Oprah karena ketika menulisnya ia berharap Oprah bisa membantunya melewati masa-masa sulit dalam hidupnya.
Inilah impian seorang gadis yang telah melewati masa-masa sulit dalam hidupnya. Just like a Cinderella Story…
Selain menampilkan kisah Susan Cagle, ada beberapa orang yang telah sukses berkat kerja kerasnya untuk mewujudkan impian. "People who has passion will always find the way to success", they said.
I am broken
Got a problem
And my world is crashing down
I’m writing with the hope that my letter will be found
Don’t expect you to read it
Probably got better things to do
I got no one to turn to
So I’m turning to you
I’m out on a ledge
I’m stepping to the edge
I’m at the end of my rope
You gotta give me some hope
Dear Oprah
You see I had to run away
Dear Oprah
And I ain’t got nowhere to stay
I hope ya
I hope ya never feel this way
Probably got your own stuff to deal with anyway
Dear Oprah
It’s shocking
What its come to
How my life is such a mess
How quickly you can loose it all
And I lost it I confess
Had a bad life, a bad home, and a messed up family
and I woke up one morning and got myself free
Dear Oprah
you see I had to run away
Dear Oprah
And I ain’t got nowhere to stay
And I hope ya
I hope ya never feel this way
Probably got your own stuff to deal with anyway
Dear Oprah
Have you ever felt like breaking down
When there ain’t no one who cares around
Were you feeling this way
Back in the day so blue
What did you do
Dear Oprah
Dear Oprah
You see I had to run away
Dear Oprah
And I ain’t got nowhere to stay
And I hope ya
I hope ya never feel this way
Probably got your own stuff to deal with anyway
Dear Oprah
And I’m writing a letter, yeah
And I’m feelin’ better, yeah
Dear Oprah
I hope ya never feel this way
Probably got your own stuff to deal with anyway
Guess I’ll turn the tv on and see what you’ve got to say
Dear Oprah
Hady Mirza, Yang Kedua yang Juara!!
Mohon bantuannya teman-teman….. Kalau ada yang punya info tentang desain macam-macam produk lenan ya…. ituloh produk perlengkapan rumah tangga, kaya misalnya tempat tisu, tutup kulkas, tutup tipi, taplak meja, dll. Tas, seprai, mukena juga gpp dey ;p
Ceritanya begini.. ada sodara yang hobinya menjahit, trus dia ingin buat produk-produk semacam itu. Naah…. dia minta tolong referensi desainnya. Tulung yaaa….
Matur nuwun…

Lagi iseng buka-buka foto, tiba-tiba nemu foto2 ini
Ini lagi di depan rumah,,, nungguin angpao lewat [halah..!!]
Nahh kalo yg ini sama ade2 & ponakanku..



