Beberapa hari yang lalu sempat nonton film dengan judul ini. Aku jadi teringat sama oprah [lho??!!]. Iyah..jadi ada satu program oprah yang terinspirasi dari film ini. Tau MLM kan? ituloh multilevel marketing. Jadi kaya diagram pohon gitu.. tapi bedanya kalo pay it forward yang jadi anaknya adalah orang2 yang akan kita beri bantuan berupa materi. Emang idenya brillian sekali dan patut ditiru dey di negara kita.

     Sebuah film yang cukup menarik. Berawal dari kisah seorang anak SMP bernama Trevor. Suatu kali ia mendapat tugas dari pelajaran ilmu sosial. Aku lupa persisnya gimana tapi intinya seperti ini.

Try to change the world by looking at around you. Then put it into ACTION!!.

Entah bagaimana ia menafsirkan tugas ini. Memang sang guru tidak membatasi harus melakukan apa. Tapi suatu hari sang ibu dari Trevor ini datang ke sekolah dengan marah-marah. Alasannya Trevor ini telah mengijinkan seorang gelandangan untuk tidur di rumahnya. Dan tidak hanya itu, iapun memberinya makanan serta uang. Suatu kali ibunya memergoki gelandangan ini sedang mengotak atik mobilnya di garasi. Bagaimana seorang ibu tidak akan panik jika melihat anaknya bersahabat dengan orang asing yang bahkan belum pernah dikenalnya.

Mr.Simonette, nama guru pengajar Trevor hanya tersenyum mendengar cerita dari ibu Trevor. Ia bergumam mengagumi Trevor, "dia sungguh siswa yang cermat". Pada kesempatan berikutnya Mr. Simonette menyuruh tiap siswa untuk menerangkan apa saja yang telah dikerjakan untuk memenuhi tugas mereka. Dan ide Trevor adalah seperti yang aku bilang di awal tadi. Seperti MLM, misalkan aku berbuat baik kepada A, maka A harus berbuat baik kepada 3 orang yang membutuhkan. Tiga oranmg ini masing2 juga harus berbuat baik kepada 3 orang lagi begitu seterusnya. Jadi intinya ketika orang lain berbuat baik kepada kita, kita hanya harus membalas kebaikannya kedepan, Just pay it forward!!.

Ide ini keluar dari seorang anak berusia 11 tahun. SubhanaLLAH…

Awalnya ia ingin membantu 3 orang, yaitu sang gelandangan, Mr.Simonette dan Ibunya. Tetapi ternyata rencananya tidak berjalan mulus. Jason, sang gelandangan ternyata masih belum bisa lepas dari ketergantungannya dan itu membuat Trevor sedikit putus asa. Padahal tanpa diketahui Trevor, Jason suatu kali menolong seorang ibu yang ingin bunuh diri untuk mengurungkan niatnya. Dan ibunya, ia ingin menyatukan ibunya dengan Mr. Simonette. Selama ini ayah trevor telah meninggalkan ibunya karena tidak bisa berhentiu minum, dan itu membuat ibunya kesepian. Ia bahkan telah bisa membaca situasi seperti ini. Sungguh dewasa pemikirannya. Rencana yang itupun tidak begitu saja berjalan mulus. Ia belum sempat menyaksikan kebahagiaan ibunya ketika ia harus meninggalkan dunia ketika menolong seorang temannya yang dikeroyok berandalan di sekolahnya.

Hari itu adalah hari wawancara televisi nasional dengan Trevor karena ternyata gerakan Pay it forward telah meluas ke luar kota. Seorang wartawan televisi yang juga telah mengikuti gerakan ityu tertarik untuk menyelidiki hal ini sampai akhirnya bertemu dengan pencipta gerakan ini yang ternyata hanya seorang siswa SMP.  Dalam wawancara itu ia mengatakan banhwa dibutuhkan usaha yang sungguh2 dan juga terkadang membutuhkan pengorbanan untuk bisa menyelesaikan proyeknya tersebut. Bahkan ia merasa belum berhasil sama sekali.. Setelah wawancaranya tersebut ternyata Tuhan mengambil nyawanya, ketika ia sedang menyelesaikan proyeknya meski tanpa ia sadari..

Dan ia benar…. dibutuhkan pengorbanan untuk bisa berbuat baik…. bahkan nyawa bisa jadi taruhannya…

Semoga kisah ini bisa menginspirasi kita untuk terus berbuat baik kepada orang lain, meski sekecil apapun. Just pay it forward…. Semoga kebaikan akan tersebar di bumi ini……