Lebaran adalah momen paling pas untuk bersilaturahmi. Tapi bukan berarti hari lain ga boleh bersilaturahmi lhoo. Maksudnya kalau lebaran kan pasti ada kue-kue yang tersedia, jadi ketika kita bertamu ke rumah seseorang kita jadi tidak merasa merepotkan mereka, gituloh.
Nah ada cerita lucu ketika para santri TPQ Nurul Iman bersilaturahmi ke rumah orang tua murid bersama ust. Ghufron. Ustadz yang satu ini memang baru pertama kali bertandang ke rumah wali santri di Bedali. Karena bukan penduduk Bedali maka otomatis tidak tau rumah adik-adik. Maksudnya kan silaturahmi ini sekalian perkenalan kepada wali santri juga. Nah adik-adik ini rupanya usil juga. Ustadz yang satu ini kan orangnya rada kocak. Suka mbanyol dan selalu bisa bercanda ria dengan adik-adik. Karena ada juga kan ustadz yang bawaannya serius mulu. Dan jenis yang seperti itu biasanya tidak akan lama bertahan. Karena pasti akan di-Bete in sama adik-adik atau digelitikin sampe bisa senyum, LHA???!!!. Becanda deng!!!.
Back to him… Mungkin beliau begitu karena sedang menanti kelahiran bebi nya. Jadi persiapan agar kelak bisa bercanda ria dengan anaknya. DUuuhh senengnya yang lagi nunggu bebi… ;p. Oya jadi, hari itu beliau datang ke rumah Putri di seberang jalan, masih bersama adik-adik tentunya. Sebagai leader tentu saja ia berjalan di depan.
"Yang mana rumahnya, Put?" tanya nya kepada Putri.
"Itu ustadz yang pagar…" belum selesai Putri memberitahu, Ia langsung nyelonong ke salah satu rumah berpagar hitam dan sedetik kemudian..
"Assalamu’alaikum…" tau-tau ia sudah menyalami sang pemilik rumah.
"Wa’alikum salam…" yang disalami tersenyum saja sambil terbengong dan bertanya-tanya siapakah gerangan tamu yang datang.
"Ibu ini wali dari…., Put..putri….!!!" serunya sambil mencari-cari Putri. Akhirnya Ia menyadari bahwa ternyata hanya dirinyalah yang berada di rumah mungil ini.
Sontak saja selesai bersalaman Ia langsung keluar sambil meminta maaf. Di luar pagar, dilihatnya adik-adik terbahak-bahak sambil memegangi perut mereka demi melihat ekspresi ustadz yang mereka sayangi. Asli lucu banget!!..
Tadinya ia ingin meluapkan kemarahan kepada mereka, tetapi melihat raut gembira adik-adik membuat hatinya luluh, teringat bebi nya kelak [cieee…].
"Senang yaa kalian?? Melihat ustadz kaya gitu tadi?? serunya sambil tersenyum kecut.
"Yah… ustadz, jangan salahin kita dunk!! Ustadz sendiri yang maen nyelonong masuk rumah orang. Lha wong Putri baru mau kasi tau kalau rumahnya itu pagar hijau.."
"Abis dia kan ngasi taunya sambil nunjuk ke arah sini. Jadi biar cepet ya saya masuk ajah.. "
"Ya sudahlah.. yang mana rumahnya?Awas kalau kalian ngerjain saya lagi yaa.."
Akhirnya beliau berjalan belakangan, takut salah masuk lagii.. hehehee
Ustadz..ustadz.. ada-ada ajah dee..