newsflash!!September 28, 2007 2:39 am

    Semalam kita ngadain acara Bupasma (buka puasa bersama) temen2 kampus di rumah nida. Acara ini memang sudah jadi acara wajib bagi kami tiap bulan ramadhan. Awalnya hampir ga jadi. Pas lagi ngobrol sama temen2, hampir semuanya punya alasan untuk ga bisa hadir. Setelah memakan waktu beberapa lama ko ga ada keputusannya akhirnya aku pikir ga jadi. Tau-tau ada yang nyemes "Wid, buka puasanya jadi hari kamis aja. Tar anak2 aq yg bilangin, trus mereka biar bayar k aq aj dulu. skrg tggal tentuin tempatx…." kira2 begitulah bunyi nyemes yang masuk hari itu. Jadilah kita (aku sama nida sama mamanya nida jg deng!) bwt anggaran sekalian list belanjaan bwt besok pagi.

    Pagi itu aku dah janji dateng jam setengah tujuh bwt nemenin nida belanja ke pasar. Ternyata ga bisa on-time jg!! karena ada sedikit kesalahan teknis (halah..!!!). Begitu sampe singosari yang belanja sudah dateng. Menu yang akan dibuat adalah soto ayam, perkedel kentang, tempe, kolak pisang+kacang ijo dan semangka. Hmmm… yummy niy kayanya.. :)

    Sambil masak sambil ngerumpi, biasalah cew… tapi ga nggosip ko!!. Nah.. yang bapak-bapak bagian nyapu+ngepel rumah (huahahaha…) malah sampe bersihin kamar mandi. Karena rumah nida yang di sebelah ini dulunya kantor (sampe sekarang siy…). Praktis harus diatur dulu supaya nyaman bwt makan bersama. Ternyata temen2 ku jago juga loh bersihin rumah… Two thumbs up for you guysz…. :)

   Sebenarnya acara bupasma kaya gini kan emg bukan hanya makan bersama aja. Malah momen kebersamaan plus gotong royong seperti inilah yang bikin asik (ya ngga?). Walhasil pagi ini aku bisa dengan nyaman ngetik di ruangan yang lantainya udah kinclong. Makasih yaa… :) )

    Tepat 10menit sebelum adzan datang rombongan yang ga disangka-sangka. Yupz… temen2 se marhalah waktu di mantingan dulu pada datang. Horee… reuni lagi niy…  Ada thoipeh, titis, elya, hani dan laily rusdiana. Yang terakhir ini aku sudah lamaaaa bgt ga ketemu. Maklum ibu yang satu ini meski ngontrak di malang juga, sibuk dengan suaminya. Malah sekarang sedang hamil 2 bulan.

    "ALLAHU akbar..ALLAHU akbar…."

    AlhamduliLLAH.. mulailah kami beraksi (hehehee…). Kita ngumpul di samping. Adatnya temen sekelasku kalo blm ada yang mulai gabakal langsung beraksi. Makanya dipilih maskotnya bwt mulai sambil berdoa dulu.. Tapi yaa gada yg mulai jg. Tiba-tiba..

"Ayo masnya yang gondrong.. dipimpin doa" seru elya menunjuk zanu, tmn kampusku.

Rupanya dia memang seleranya belum berubah (huahahahaa..). Jangan GR ya zan! :) temenku yg satu itu emg suka sama model2 seniman kaya kamu rupanya :) .

Makan sambil sesekali bercanda merupakan kenikmatan tersendiri. Nostalgia sama temen2 ma’had. Menghabiskan waktu bareng temen2 kampus yang bentar lagi bakalan sibuk sendiri2 ngurusin skripsi. Gutlak guyszz…!!. Meski tidak seramai biasanya, karena malam itu ternyata ada beberapa yang ga bisa hadir tetap saja menyenangkan. Saat-saat seperti ini belum tentu bisa kita nikmati tahun depan. Awal tahu kemaren saja kita sudah puas menikmati tempat2 wisata rame2 karena kami nyadar.. "gunakan kesempatan selagi ada…".

    Setelah makan, ternyata masih ada acara yang  ga boleh dilewatkan.  Kalau  2 tahun yang lalu  giliran cow2  yang kita suruh nyupir  (nyuci piring) kali ini titis sama elya adalah pahlawan kita :) . Karena mereka dg sukarela bahkan seolah enjoy dengan kerjaan barunya itu kekkekekekeek… Tapi kita juga gamau kalah.. meski ga ikutan nyupir kita kasih dukungan loh sama mereka.. bahkan sesekali diteriakin "An-Nasyaaattt…!!!" yang dalam bahasa jermannya "semangat!!!". :)

    Seneng dey kalo punya temen pengertian kaya gitu. Dia ngerti banget kalo kita dah capek masak trus dengan sukarela maen sabet ajah piring yang kotor. Setelah itu barulah kita reuni sendiri di dalam. Tapi ga bisa lama karena mereka pada sibuk. Jadi ga bisa nginep dey…:). Yah.. paling ngga rasa rinduku dah terobati ketemu thoipeh yg dari kemaren janjian ga jadi mulu..hehehehe.. she’s my adventurer girl..:).

    Kalau ada yang ngerasa ga datang karena ga diberitahu, Anda bisa menyalahkan pengirim sms diatas :)

xpressionSeptember 26, 2007 10:19 am

Sebuah judul lagu yang bikin aku penasaran buat nyari mp3 nya. Bahkan temen-temen aku jadi ikut repot juga nyariin. Beberapa waktu yang lalu aku nonton film, judulnya "The Perfect Man". Film itu dibintangi oleh Hillary Duff. Ceritanya dia sedang berusaha mencarikan jodoh untuk ibunya. Mereka sering sekali berpindah-pindah tempat jika ibunya merasa bahwa ia tidak sanggup lagi menghadapi suatu masalah. Yepz mereka selalu lari dari masalah, tapi ga lari beneran karena meraka perginya naek mobil :) . Dan itu semua karena ibunya.

Hillary merasa bahwa sudah saatnya mengubah habit ibunya yang jelek itu. Dan dia pikir akan selesai jika ia berhasil mencarikan "The Perfect Man" for her mom. Sampai suatu ketika Hillary (aku lupa nama nya di film ini) curhat sama sahabatnya. Beruntunglah dia karena sahabatnya itu punya paman yang "katanya" ahli dalam bidang ini.

Suatu waktu mereka datang ke rumah sang paman di restoran miliknya. Begitu melihatnya semua orang akan menyukainya karena ia ramah. Dan solusi yang diberikan adalah dengan memberikannya sebuah CD berisi lagu-lagu yang ceria. Salah satunya adalah lagu ini… "I will learn to love again… I will learn to trust". Liriknya bener2 penyemangat hidup bagi yg pernah patah hati. I like it!!!

Lagunya enak dey…

reviews, buku 10:09 am

Begitu melihat sampul depan buku ini, kupikir ini adalah buku misteri atau horor atau bahkan penculikan..heehhee.. belum apa2 dah parno (paranoid) duluan. Ternyata perkiraanku tidak semuanya benar. Lebih dari sekedar misteri, buku ini juga bercerita tentang perburuan harta karun bahkan cerita detektif. Dan semuanya itu berawal dari fantasi dua orang remaja bernama Nils Bøyum Torgersen dan Berit Bøyum. Nils tinggal di Oslo, Berit di Fjærland (dua-duanya terletak di Norwegia).Nils lebih muda satu tahun dan lebih pendek sepuluh senti daripada Berit.

Kedua orang ini mengalami beberapa kejadian yang  menurut mereka "aneh" dan "mencurigakan". Berawal dari perkiraan itulah mereka berusaha mengungkap misteri yang berhubungan dengan Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken. Kisah ini diwarnai oleh fantasi dua orang anak kecil. Jostein Gaarder & Klaus Hagerup membawa kita masuk ke dalam fantasi mereka untuk mengungkap kebenaran.

Usai menghabiskan liburan musim panas bersama, dua orang remaja ini memilih menggunakan Buku-Surat sebagai alat komunikasi mereka walau tidak tinggal dalam satu kota. Bahasa yang dituturkan khas bahasa anak-anak yang penuh dengan fantasi yang kadang berlebihan. Tapi justru itulah yang rupanya diincar oleh seorang pustakawati, Bibbi Bokken.

Dan rupanya Bibbi Bokken memiliki sebuah komplotan yang seolah ingin merebut Buku-Surat mereka. Kedua bocah ini menemukan sesuatu disela-sela misteri yang akan mereka kuak. Yaitu akan ada sebuah buku yang terbit tahun depan dan itu masih menjadi misteri jg. Wah tambah ruwetlah penyelidikan mereka. Tapi tunggu dulu, buku ini tentu tidak akan terbit kalau mereka tidak berhasil mengungkap misteri itu. 

Ada perasaan tegang, cemas, dan tentu paranoid khas anak-anak ketika membaca buku ini. Jika cerita narasi yang anda harapkan, maka anda akan kecewa karena kisah ini dituturkan melalui surat yang ditulis secara bergantian oleh Nils dan Berit. Buku ini membuktikan bahwa ternyata, surat juga bisa menjadi karya sastra. Seperti halnya buku harian Kartini yang sampai sekarang menjadi inspirasi bagi kaum wanita. Semoga buku ini bisa menjadi inspirasi bagi para penulis untuk terus berkreasi membuat tulisan yang lain daripada yang lain.

Yang belum baca, silahkan baca yaaa..

kalo ga punya bukunya boleh minjem sama nida.. :)

aku jg minjemnya sama dia. makasiyy yee ned.. 

xpressionSeptember 14, 2007 6:36 am
  Sudah beberapa hari ini aku absen mengajar di mushalla. selain karena kesibukanku (ciee.. sok sibuk)juga kadang ketika nyampe rumah udah tinggal capeknya. Nah kalau sudah begitu akan ada perang batin. Tinggal siapa yang memenangkan perang ini yang memutuskan aku pergi atau nggak :) . Hari itu aku sengaja pulang lebih awal untuk menebus kesalahanku. Sehingga jam 02.30 aku sudah rapi jali plus wangi dan siap untuk berangkat dengan penuh semangat.
    Aku sudah dengan pedenya mau ngajar. Ternyata hari itu juga masih ada perang batin dalam benakku. "Jangan-jangan libur lagi…atau anak-anak ga ada yang datang karena pada bantuin ibunya masak buat selametan". Maklum beberapa hari lagi sudah ramadhan dan biasanya sudah ada yang mulai selametan. Tapi meski demikian aku tetap saja melangkah. Kan malu kalau harus balik lagi hanya karena firasat yang belum tentu benar. Aku menapaki jalanan berdebu sore itu dengan penuh semangat sambil sesekali menyapa warga yang kebetulan sedang menyiram halaman rumahnya.
    Beberapa meter dari mushalla, seseorang menyapaku sambil menaiki motornya. "Assalamu’alaikum bu dian.." sapanya ramah sambil terus melaju. "Alaikum salaam…" jawabku. Aku paling ga nyaman kalau dipanggil bu, padahal kan belum juga jadi ibu.. :) . Sekilas kemudian baru aku sadar kalau beliau itu juga pengajar di mushalla ini. Tapi, wait!!! kenapa ia malah pulang?pikiranku mulai lagi… Begitu sampai di depan mushalla, pemandangan yang tidak biasanya terjadi. Dampar-dampar dikeluarkan dengan posisi berdiri, menggantung di pagar mushalla. Karpet-karpet juga diamankan. Selang air terkapar di lantai. Baru kemudian aku tahu kalau mereka sedang kerja bakti ngepel mushalla.
    Oh.. eM-Ji… aku udah rapi jali plus wangi bagini disuruh ngepel…. waw… Belum lagi aku menginjakkan kaki ke dalam mushalla, seorang santri menarik tanganku masuk sambil berseru "ayoo mbak kita maen air…..". Seseorang menyemprot tubuhku dengan air… "pfeeeww…oh no!!" jeritku. "Ayoo mbak.. kita perosotan!!!" Keadaan seperti tidak terkendali. Mereka berkumpul di tengah sambil terus menyirami lantai dengan air kemudian maen perosotan air. Ya ampyuuun… mereka ini benar-benar… Tapi melihat wajah-wajah ceria ini aku tidak tega kalau harus menghapus kebahagiaan yang terpancar dari sorot mata mereka. Maka sekalian aja aku buat lomba.. hehehehee… seru juga loh… Tentu saja setelah itu aku langsung membagi tugas. Ada yang mengelap kaca, membersihkan lantai atas (musalla ini meski ukurannya tidak besar tapi berlantai 2 lho..) dan mengepel halaman luar.
   Tidak lama kemudian lantai sudah pada kinclong setelah kita pel rame-rame. Anak-anak senang, warga juga senang dong.. mushallanya sudah kita bersihkan. Dan besok sudah siap untuk dipakai shalat tarawih. Marhaban yaaa Ramadhan…..
Meskipun awalnya aku agak ’sayang’ kalau bajuku yang baru ganti ini kotor, tapi sekarang tidak lagi. Seneng rasanya bisa bergembira sama anak-anak. Meski kadang-kadang mereka ’sedikit’ nyusahin… sedikit kok!! tapi hari ini aku seneng… really have fun with them :) . Thank you GOD for sending them to me……
 
 
     
curhattt.. 6:03 am
   Sewaktu aku masih duduk di bangku SD, ada satu pertanyaan yang mengganjal dalam benakku. Jawaban itu baru aku ketahui beberapa tahun kemudian (kelamaan yak..??). Jadi begini ceritanya, setiap habis shalat aku selalu membuat permohonan, istilahnya ‘make a wish’ gitu sama ALLAH :) . Yah.. namanya juga masih kecil.. apa aja diminta. Pernah suatu kali aku minta sesuatu, dan beberapa hari kemudian terkabul. Wah aku jadi tambah semangat berdoa. Tapi tentu saja tidak semua keinginanku langsung terkabul begitu saja.
    Begitu aku merasa bahwa doaku dikabulkan, maka aku akan terus memohon hal yang lain lagi. Yah.. namanya juga manusia.. Tapi ketika itu sempat terbersit di kepala pertanyaan -yang aku anggap besar ketika itu-. Apa yaa hukumnya orang yang terus saja minta sama ALLAH. Apakah pahala kita tidak akan dikurangi nantinya?. Logikanya kalau kita selalu saja minta sesuatu kepada orang lain pasti kita akan dinilai jelek. Gimana dengan nilai kita dihadapan ALLAH nanti?. Wah gawat….
    Berhari-hari aku memikirkan hal itu, sampai-sampai ketika habis shalat aku hanya berdoa "Robbanaghfirlana dzunuubana wa liwaa lidaina war hamhumaa kamaa robbayanii shogiiroo". Beberapa kali shalat tanpa make a wish rasanya gimanaa gitu.. Oya..yang aku maksud make a wish itu, doa yang aku panjatkan dengan bahasaku sendiri (waktu itu belum belajar bhs arab). Tapi lama kelamaan aku nggak sanggup kalo nggak curhat sama ALLAH. Jadi masa bodolah nilaiku berapa :) . Beberapa waktu aku tidak lagi memikirkan pertanyaan yang aku anggap konyol waktu itu.
    Ketika kemudian aku sekolah di kmi dan mempelajari ilmu tafsir, ketemulah aku dengan ayat yang menjawab pertanyaanku selama bertahun tahun itu. Ayat tersebut ada di dalam AlQuran Surat Al-Baqarah :186, yang artinya begini…
 
"Dan apabila hamba-hambaKU bertanya tentang AKU, maka (katakanlah) bahwasaNYA AKU dekat. AKU mengabulkan permintaan orang-orang yang berdoa apabila ia berdoa kepadaKU. Niscaya hekdaklah mereka itu memenuhi segala perintahKU dan beriman kepadaKU agar mereka selalu dalam kebenaran." Q.S Al-Baqarah :186
 
Menurut ayat ini kita bahkan dianjurkan untuk berdoa dan memohon hanya kepadaNYA. Dan ALLAH akan mengabulkan. SubhanaLLAH… betapa IA sangat menyayangi ummatNYA… Setelah ketemu dengan ayat ini, maka sirna sudah keraguanku selama ini. Dan lebih banyak lagi ayat yang menganjurkan kita untuk memohon kepadaNYA.
    Ternyata ALLAH lebih menyukai orang yang merasa membutuhkanNYA. Dan itu memang harus, karena toh kita hanya manusia yang tidak punya kuasa apapun. Hanya ALLAHlah Yang Maha Segalanya… Hanya ALLAH tempat kita bergantung. Kita memang sangat membutuhkanNYA…Tapi berdoa, tidak mesti akan serta merta dikabulkan olehNYA. Kita tetap butuh usaha. Setelah usaha itulah kita iringi dengan doa.
      Akhirnya… kutemukan juga jawabannya…. Asyiiikkkk… jadi aku bisa minta apa saja. ALLAHku memang MAHA BAIK… SubhanaLLAH..walhamduliLLAH…
 
Terima kasih ALLAH…
newsflash!!September 10, 2007 5:33 am

ALHAMDULILLAH..

    Akhirnya..menikah juga mas Engga, sepupuku.  Selama ini hubungannya memang belum disetujui oleh orang tuanya. Bahkan ketika beberapa bulan yang lalu ia nekat saja bertunangan tanpa restu orang tuanya tak sedikitpun  berkurang keinginannya untuk segera membina rumah tangga dengan gadis pilihan hatinya. Kami sekeluarga mengucapkan AlhamduliLLAH ketika akhirnya hari itu tiba.

    Pagi itu, tanggal 5 september 2007 rombongan yang berada dalam dua mobil mengantarkan masku untuk melaksanakan sunnah RasuluLLAH SAW. Sambil terus berdzikir dan berdoa semoga jalannya dimudahkan olehNYA. Amiiiiin. Perjalanannya untuk menempuh hari itu tidaklah mudah. Hubungannya yang sedari awal tidak pernah mendapat restu itu awalnya karena masku sampai saat ini belum juga merampungkan skripsinya meski sekarang ia telah mempunyai toko komputer sendiri. Yang kedua karena orang tua masku belum bisa menerima ‘calon mantunya’. Dan masih ada beberapa faktor lagi yang membuat masku selalu menunda keinginannya itu. Tapi rupanya, skenarioNYA memilih hari itu sebagai hari bersejarah bagi masku.

    Resepsi pernikahannya pun dibuat sederhana. Tapi bukan itu yang penting. Kami sekeluarga merasa lega ketika akhirnya orang tua masku rela anaknya menikah hari itu. AlhamduliLLAH… semoga dengan pernikahan ini satu beban PakDe ku berkurang. Amiiinn

    Kami hanya bisa mendoakan mas… Selebihnya  biarlah menjadi urusanNYA…

Sekali lagi selamat menempuh lembaran baru dalam sesi kehidupan yang fana ini……..

"BarakaLLAHU laka wa baraka ‘alaika wajama’a bainakumaa fii khoirin…"