xpressionAugust 29, 2007 5:57 am
   Sore itu seperti biasa aku berada di musalla Nurul Iman, tempat aku mengajar anak-anak di kampungku. Kebetulan rumahku tidak terlalu jauh dari situ, jadi kalau ada waktu senggang aku usahakan ke sana. Aku sedang menjelaskan tentang tajwid ketika mataku tertuju pada seorang bapak-bapak yang lewat di depan musalla. Sambil menarik gerobak sampahnya, sesekali ia melirik ke kerumunan santri seolah ia sedang mencari seseorang. dan benar saja rupanya, ia tersenyum lega ketika mendapati anaknya berada diantara kerumunan santri yang sedang belajar. Jelas terlihat senyum kepuasan di matanya. Mengetahui anaknya bisa tetap belajar meski bagaimanapun ia harus mencari uang adalah kelegaan yang patut disyukuri. Tentu saja setiap orang tua ingin agar kelak anaknya memiliki kehidupan yang lebih baik.
 
    Merasa ada yang memperhatikan, Najwa-nama gadis itu- menoleh ke belakang. Entah apa yang dipikirkannya sedetik kemudian ia sudah menoleh ke depan lagi dan kemudian menunduk. Mungkin ia malu atau apalah aku ga ngerti. Sang ayah pun lewat begitu saja demi melihat anaknya salah tingkah begitu. Sontak saja hatiku teriris melihat kejadian ini. Begitu terkejutnya aku sampai anak-anak harus berteriak memanggil namaku, mengingatkanku kalau aku sedang berada di depan kelas.
    Seperti biasa, setelah penjelasan materi aku akan memberikan pertanyaan kepada mereka hanya untuk mengetahui samapi dimana tingkat pemahaman mereka. Semua dapat bagian, karena  saat itu yang hadir hanya 10 orang. Dan jawaban Najwa sungguh sangat tepat, ia memang siswa yang cerdas dan rajin. Sayang sekali.. pandanganku berubah demi melihat kejadian yang hanya berlangsung beberapa detik itu. Tapi over all, mereka semua ternyata sudah paham dengan penjelasanku tadi. AlhamduliLLAH…
 
    Satu ganjalan di hatiku tentang Najwa akhirnya aku ungkapkan dengan memberikan penjelasan tentang pentingnya "Birrul Walidain" alias berbakti kepada orang tua. Betapa kita harus selalu bersyukur telah dikaruniai orang tua yang begitu sayang terhadap kita sampai mau melakukan apapun demi anaknya.
    "Coba kalian bayangkan.. bagaimana nasib anak-anak jalanan yang ditinggalkan orang tuanya?" seruku
      "Bagaimana hidup kalian jika seperti itu?"
      "Sekarang tinggal kita bersyukur kepadaNYA dengan selalu berbakti kepada orang tua…"
      "Dan itu bisa kita ungkapkan meski hanya dengan tersenyum dan berkata-kata yang lembut"
      "Jangan sampai membuat orang tua sakit hati
 
Mereka kemudian menundukkan kepalanya dan aku berharap semuanya bisa sadar untuk selalu bersyukur kepadaNYA. Dan wejangan ini sebenarnya bukan hanya aku tujukan untuk mereka, tapi juga untuk diriku sendiri.
 
    Keesokan harinya ketika aku mengajar di tempat dan waktu yang sama, aku kembali melihat bapak-bapak berjalan di depan musalla sambil menarik gerobaknya. Tapi kali ini dibalas dengan senyum dari anaknya tercinta. Ia pun kembali melakukan aktivitasnya dengan penuh semangat. "Demi anakku.. "
Demikian juga Najwa, pandangannya begitu dalam seolah berkata "Aku bangga padamu, Yah…. " 
 
 
newsflash!! 5:10 am

    Sudah seminggu aku berada di tempat ini. Tempat di mana aku pernah mengalami banyak hal dalam hidup ini. Dan itulah fase terbaik dalam hidupku. Kembali ke tempat ini membuatku dengan cepat beradaptasi lagi dengan atmosfer yang ada. Bahkan cuaca panas menyengat khas ngawi tidak menjadi halangan yang berarti, meski aku tidak pernah bersahabat dengan cuaca seperti ini. Pantas saja karena aku dilahirkan di kota yang sejuk nan asri, Malang :) .

    Meski begitu aku tetap saja deg-degan ketika kendaraan yang aku tumpangi hampir mendekati lokasi. Sensasi itu masih ada, bahkan setelah 5 tahun berlalu. Begitu dalam rasa yang ditanamkan oleh ma’had ini padaku.

    Perhatianku tertuju pada seorang gadis mungil yang mengantarkan ibunya sambil terisak tapi tetap berusaha untuk tegar. Dalam hatinya ia berdoa "Ya ALLAH beri kekuatan padaku.. jangan biarkan aku mengecewakan orang tuaku". Sejak hari itu ia berjanji akan membuat orang tuanya bangga. Aku ga akan pernah lupa hari itu, 9 juli 1997. Saat orang tuaku menitipkanku di tempat ini. Tempat yang sampai kapanpun akan terus terpatri dalam benakku. Darussalam, kampung nan damai.

    Aku hampir saja terjatuh ketika seseorang mengagetkanku dari belakang

    "Ka Whidha yak??" serunya. Rupanya masih ada yang mengenaliku di tempat ini. AlhamduliLLAH.. Ternyata ia pernah menjadi adik kelasku. Sebenarnya perjalanku ke tempat ini adalah dalam rangka skripsi tapi sambil liburan sambil silaturahmi jg ke guru-guru. Semoga dengan wejangan dari beliau-beliau aku bisa tambah semangat nggarap skripsi yang belum juga dimulai..:). Mohon doanya ya teman-teman….

    Semoga kalo skripsinya lancar dan proyeknya dah kelar bisa diaplikasikan di ma’had. Semoga… I wish for that… Rencana ga lama-lama tinggal di sana. Begitu data-data dah cukup dan sudah ketemu dengan yang mau ditemuin (pengajar dan teman2) bisa langsung pulang. Nyatanya untuk menemui salah satu pengajar aku, masih harus menunggu beberapa hari.. jadilah aku tinggal lebih lama di sana. Nostalgia dey… setelah puas ketemu teman2 yang masih di sana, aku maen ke rumah sahabatku yang kebetulan tinggal di sragen. Danun, ternyata baru saja melahirkan tgl 26 juli kemaren. Sekalian saja kita reunian di sana. Dan… wah.. seru banget dey pokoknya… Its always fun when i met you gals…. 

    Seperti biasa kalo man-think-oneers ketemu apalagi kalo bukan nostalgia zaman-zaman jadi toli-toli :) . Ada saja cerita yang buat kita semua ngakak.. mmm jadi kangen lageee…. Oya nama beibi nya danun itu Ziffa Falida, nama yang indah bukan?. Ayo temen2 yang belum ke sana liat dey…. cantik banget.. just like her mom :) .

Mizz u all guys….

see ya at 2nd reunion then.. 

 

 

 

curhattt..August 14, 2007 1:56 pm

this is the story ’bout my friend, named q-ky…
Zaman SMP dulu aku punya temen namanya q-ky, sampai sekarang masih sering kontak jg cii.. Dia orangnya lucu, supel, baik, punya segudang cerita dan ga pernah sedih. Dari kelas satu aku belum pernah masuk kelas unggulan. Nah kelas tiga inilah tau2 aku masuk kelas unggulan yang ga ada seorangpun aku kenal. Dan seperti biasa, di hari pertama masuk kelas ini aku terlambat pula datangnya. Jadilah aku dapet temapt duduk paling depan, karena di sekolahku tempat itu paling dijauhi. Wala… apesss bgt!!

Naaah.. ceritanya begini.. suatu kali si q-ky ini ngajak ngobrol aku trus ngenalin ke temen2 se genk nya dia. Dari situ aku mulai “ga kuper lagi” (makasiy ya ki…). Tiap hari kita mesti dengerin ceritanya q-ky. Dia emang pinter banget cerita, sampe cerita tentang pembantunya pun terasa enak terdengar di telinga kita. Ada satu kebiasaannya yang sampai sekarang ga bakal bisa aku lupain. Tiap pulang sekolah dia selalu cipika cipiki sama kita semua sambil salaman terus bilang “maafin aku yah…..” Awalnya kita ketawa ngeliat tingkahnya.. “Ih.. apaan siy ki.. ngomongnya ko serem gt, dah kaya mau pergi jauh aja..” Tapi dia cuma tersenyum. Dan kebiasaan itu terus aja dilakukannya sampai kita2 juga jadi ketularan dia..

Suatu kali aku tanya ke dia soal kenapa dia melakukan kebiasaan itu. Dia bilang “kita ga akan pernah tahu apa yang bakal terjadi. Aku cuma pengen ngasi kesan yang baik aja, takutnya selama kita ngobrol2 tadi ada yang ngerasa tersingggung atau nyakitin meski cuma setitik. Dan akan lebih baik kalau kita meminta maaf ketika kita punya kesempatan kan?” Kata2nya masuk akal juga… tapi tiba2 tubuhku merinding mendengarnya…. soalnya waktu itu udah sore dan cuaca mendung ;p maklum kelas tiga, tiap hari ada les tambahan sampe sore… huuu cepe de.. tapi asik jg. Jadi kangen sama temen2 SMP aku… oya aku SMP Negeri 1 Lawang loh… kali2 aja ada diantara kalian yang kebetulan alumni juga…

“well… para pembaca.. maafin aku yah.. kali aja ada kata2 yang kurang berkenan mohon dimaafkan”
as they said “Al Insanu makanu-l-khoto’ wa-n-nisyan”

curhattt.. 1:03 pm

Kata orang hidup ini perjuangan. Selalu ada kerikil yang bakal kita temukan di sana. Dan tentu saja dibalik semua itu pasti ada pelajaran yang bisa kita ambil.

Semester ini aku cuma ngambil mata kuliah skripsi tok. Harapanku biar lebih fokus gitu kerjanya….(maunya….). Sebenarnya udah dari kemaren2, sebelum pendaftaran seminar judul ditutup, pengen banget konsultasi ke dosen tentang ide di kepala yang mau dijadiin bahan skripsi. Tapi karena masih mau ditambah ini itu dan lain hal, malah akhirnya sampai pendaftaran ditutup aku bahkan belum menuliskan ide ini secara sistematis.

Baru kemaren, tgl 13 agustus 2007 aku akhirnya memberanikan diri ke kampus dengan modal seadanya. Saat itu jam 12.30 dan memang masih waktu istirahat di kampus. Aku nunggu dosen yang ga kunjung menampakkan batang hidungnya sambil dengerin radio n nyemil. Untungnya ga sendirian jd ga bete2 amat. Kita berdua da nunggu lumayan lama, ternyata dosennya malah asik maen tenis meja di belakang. Walah…. setelah ga kunjung selese jg, akhirnya kita samperin ajah beliau. “Oooo.. kalian tu nyariin saya toh..??” kata beliau sambil tersenyum. Walah pak…

Dengan pede nya aku mulai mempresentasikan proposal judul yang sudah kubuat dengan susah payah ;p Setelah beliau mengamati diagram dll trus dengan entengnya beliau berkata “menurut saya ini terlalu sederhana…” Deg!! tiba-tiba aja dunia ini serasa tidak bersahabat denganku… that makes me “a little bit desperate”…just little bit koq….. ;p Tapi meski begitu beliau ngasih saran dan masukan buat aku. Jadi sebaiknya begini…begini dan begini… ok? “mmmmm… ok pak!! akan saya pertimbangkan dan segera saya revisi secepatnya!!” jawabku sekenanya. Pembicaraan kemudian menjadi lebih rileks dan nyantai, karena beliau memang dikenal akrab dengan semua mahasiswa. Dan beliau juga merekomendasikan dosen kkdk agar bisa secepatnya aku hubungi.

Esok paginya aku langsung telp dosen kkdk rekomendasi dari pak taufik. Pukul 14.00 kita ketemu sama pak henry, dosen kkdk ku. Setelah presentasi sebentar dan sedikit masukan dari beliau, perbaikan sana sini, langsung beliau tanya. “kapan selesai?” “besok pak!”ujarku penuh semangat. That makes me better… really.. think i’ve got my new spirit today!! I have to, of course. Sesuatu yang dilakukan dengan penuh semangat pasti akan memberikan hasil yang memuaskan… (i hope…) Ga ada yang nggak mungkin kan di dunia ini.. asal kita mau mencoba, ya ngga?? Well…. SEMANGAT!!! Nah…. sekarang ini aku lagi sambil ngerjain revisi…tapi rehat sebentar. Besok pagi-pagi sekali aku lanjutkan lagi. Udara pagi biasanya membuat pikiran lebih jernih…
ALLAH… help meee….

Mohon doanya yaaaa

reviews, film, tv showsAugust 12, 2007 6:00 am

    Beberapa hari yang lalu sempat nonton film dengan judul ini. Aku jadi teringat sama oprah [lho??!!]. Iyah..jadi ada satu program oprah yang terinspirasi dari film ini. Tau MLM kan? ituloh multilevel marketing. Jadi kaya diagram pohon gitu.. tapi bedanya kalo pay it forward yang jadi anaknya adalah orang2 yang akan kita beri bantuan berupa materi. Emang idenya brillian sekali dan patut ditiru dey di negara kita.

     Sebuah film yang cukup menarik. Berawal dari kisah seorang anak SMP bernama Trevor. Suatu kali ia mendapat tugas dari pelajaran ilmu sosial. Aku lupa persisnya gimana tapi intinya seperti ini.

Try to change the world by looking at around you. Then put it into ACTION!!.

Entah bagaimana ia menafsirkan tugas ini. Memang sang guru tidak membatasi harus melakukan apa. Tapi suatu hari sang ibu dari Trevor ini datang ke sekolah dengan marah-marah. Alasannya Trevor ini telah mengijinkan seorang gelandangan untuk tidur di rumahnya. Dan tidak hanya itu, iapun memberinya makanan serta uang. Suatu kali ibunya memergoki gelandangan ini sedang mengotak atik mobilnya di garasi. Bagaimana seorang ibu tidak akan panik jika melihat anaknya bersahabat dengan orang asing yang bahkan belum pernah dikenalnya.

Mr.Simonette, nama guru pengajar Trevor hanya tersenyum mendengar cerita dari ibu Trevor. Ia bergumam mengagumi Trevor, "dia sungguh siswa yang cermat". Pada kesempatan berikutnya Mr. Simonette menyuruh tiap siswa untuk menerangkan apa saja yang telah dikerjakan untuk memenuhi tugas mereka. Dan ide Trevor adalah seperti yang aku bilang di awal tadi. Seperti MLM, misalkan aku berbuat baik kepada A, maka A harus berbuat baik kepada 3 orang yang membutuhkan. Tiga oranmg ini masing2 juga harus berbuat baik kepada 3 orang lagi begitu seterusnya. Jadi intinya ketika orang lain berbuat baik kepada kita, kita hanya harus membalas kebaikannya kedepan, Just pay it forward!!.

Ide ini keluar dari seorang anak berusia 11 tahun. SubhanaLLAH…

Awalnya ia ingin membantu 3 orang, yaitu sang gelandangan, Mr.Simonette dan Ibunya. Tetapi ternyata rencananya tidak berjalan mulus. Jason, sang gelandangan ternyata masih belum bisa lepas dari ketergantungannya dan itu membuat Trevor sedikit putus asa. Padahal tanpa diketahui Trevor, Jason suatu kali menolong seorang ibu yang ingin bunuh diri untuk mengurungkan niatnya. Dan ibunya, ia ingin menyatukan ibunya dengan Mr. Simonette. Selama ini ayah trevor telah meninggalkan ibunya karena tidak bisa berhentiu minum, dan itu membuat ibunya kesepian. Ia bahkan telah bisa membaca situasi seperti ini. Sungguh dewasa pemikirannya. Rencana yang itupun tidak begitu saja berjalan mulus. Ia belum sempat menyaksikan kebahagiaan ibunya ketika ia harus meninggalkan dunia ketika menolong seorang temannya yang dikeroyok berandalan di sekolahnya.

Hari itu adalah hari wawancara televisi nasional dengan Trevor karena ternyata gerakan Pay it forward telah meluas ke luar kota. Seorang wartawan televisi yang juga telah mengikuti gerakan ityu tertarik untuk menyelidiki hal ini sampai akhirnya bertemu dengan pencipta gerakan ini yang ternyata hanya seorang siswa SMP.  Dalam wawancara itu ia mengatakan banhwa dibutuhkan usaha yang sungguh2 dan juga terkadang membutuhkan pengorbanan untuk bisa menyelesaikan proyeknya tersebut. Bahkan ia merasa belum berhasil sama sekali.. Setelah wawancaranya tersebut ternyata Tuhan mengambil nyawanya, ketika ia sedang menyelesaikan proyeknya meski tanpa ia sadari..

Dan ia benar…. dibutuhkan pengorbanan untuk bisa berbuat baik…. bahkan nyawa bisa jadi taruhannya…

Semoga kisah ini bisa menginspirasi kita untuk terus berbuat baik kepada orang lain, meski sekecil apapun. Just pay it forward…. Semoga kebaikan akan tersebar di bumi ini……